Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Berlanjut, 4 Tim Terbaik di Tiap Kategori Berlaga Sengit Guna Berebut Tiket Final

Polda Jateng-Karanganyar, Indept Jateng.My.Id | Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 yang digelar di De Tjolomadoe, Karanganyar, kembali berlanjut pada Minggu (21/6/2026) dengan memasuki babak semifinal. Atmosfer persaingan semakin meningkat setelah pada hari sebelumnya, sebanyak 350 atlet e-sport terbaik perwakilan dari 35 Polres jajaran se-Jawa Tengah saling beradu strategi hingga menyisakan empat tim terbaik di masing-masing kategori, yakni kategori umum dan pelajar, yang kini kembali bertanding memperebutkan tiket menuju partai final.

Keseruan pertandingan tersebut disaksikan langsung oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Jateng. Kehadiran tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan Polda Jateng terhadap pengembangan potensi generasi muda melalui ruang kompetisi e-sport yang sehat dan berprestasi.

Sejak pertandingan dimulai, dukungan suporter kembali mewarnai arena. Sorak sorai dan yel-yel pendukung masing-masing tim menambah tensi pertandingan, terutama pada momen-momen krusial yang menentukan jalannya laga.

Pada kategori umum, laga semifinal mempertemukan Polrestabes Semarang melawan Polresta Surakarta, serta Polres Boyolali menghadapi Polres Banjarnegara. Sementara di kategori pelajar, Polres Boyolali berhadapan dengan Polresta Magelang, dan Polresta Pati menantang Polrestabes Semarang dalam pertandingan yang berlangsung ketat sejak awal.

Perjalanan menuju babak semifinal sendiri menghadirkan cerita menarik dari masing-masing tim. Polresta Magelang di kategori pelajar tampil dominan sejak awal turnamen dengan performa stabil. Seluruh kemenangan mampu mereka raih tanpa banyak perlawanan berarti dari lawan-lawannya.

Sementara itu, Polres Boyolali menunjukkan performa impresif di dua kategori. Di kategori pelajar, mereka sempat melewati pertandingan ketat melawan Polres Blora di babak 16 besar sebelum akhirnya melaju ke semifinal. Sedangkan di kategori umum, Polres Boyolali harus berjuang lebih keras melalui sejumlah laga sengit sebelum memastikan langkah ke empat besar.

Di sisi lain, Polres Banjarnegara tampil cukup konsisten sepanjang turnamen. Hampir seluruh pertandingan berhasil mereka menangkan dengan meyakinkan. Meski demikian, mereka sempat mendapat perlawanan sengit dari Polres Purbalingga di babak delapan besar sebelum akhirnya mengamankan tiket semifinal.

Polrestabes Semarang menjadi salah satu tim yang tampil dominan di dua kategori sekaligus. Baik tim umum maupun pelajar, keduanya menunjukkan konsistensi permainan dan mampu menyingkirkan lawan-lawan kuat di fase sebelumnya. Pada babak semifinal, tim umum akan menghadapi Polresta Surakarta, sementara tim pelajar berhadapan dengan Polresta Pati dalam duel yang diprediksi berlangsung sengit.

Sebagai perwakilan dari wilayah Solo Raya, Polresta Surakarta hadir sebagai salah satu tim unggulan di kategori umum. Performa stabil yang ditunjukkan sejak awal turnamen membuat mereka cukup difavoritkan menjadi juara. Meski demikian, tantangan berat kini menanti di semifinal saat menghadapi tim kuat dari Polrestabes Semarang.

Sementara itu, Polresta Pati di kategori pelajar juga menunjukkan perjalanan yang konsisten dan penuh determinasi. Setelah menyingkirkan lawan-lawannya di fase sebelumnya, kini mereka bersiap menghadapi tim dari Polrestabes Semarang untuk merebut satu tiket menuju partai final di kategori pelajar.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto mengapresiasi perjuangan seluruh peserta yang telah tampil dalam turnamen tersebut. Disebutkan bahwa para pemenang dari masing-masing kategori nantinya tidak hanya akan melangkah ke partai final untuk memperebutkan trofi juara, namun juga berhak menjadi wakil Jawa Tengah pada ajang E-Sport Kapolri Cup 2026.

“Memasuki babak semifinal, kita melihat pertandingan yang semakin ketat dan penuh strategi. Setiap tim telah menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk berusaha menjadi wakil terbaik Jawa Tengah di Turnamen Kapolri Cup 2026. Keseruan dalam turnamen yang digelar kali ini menjadi bukti bahwa esports telah berkembang menjadi ruang kompetisi yang positif, sehat, dan penuh sportivitas bagi generasi muda,” ujar Kombes Pol Artanto.

Ia menambahkan bahwa Kapolda Jateng Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan dan ruang interaksi positif bagi generasi muda dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

“Harapan kami, dari ajang ini akan lahir talenta-talenta terbaik yang mampu melangkah ke level nasional bahkan internasional. Lebih dari itu, kami ingin menjadikan turnamen ini sebagai sarana memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan semangat positif di kalangan generasi muda,” pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terbaru