Polairud Polresta Pati Latih Personel Operasikan Damkar Portabel, Perkuat Antisipasi Kebakaran Kapal Saat Musim Kemarau

PATI Indept Jateng.My.Id – Satpolairud Polresta Pati menggelar pelatihan peningkatan kemampuan personel dalam pengoperasian mesin pemadam kebakaran (damkar) portabel sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran kapal, khususnya di tengah musim kemarau. Kegiatan berlangsung di Dok Putra Barokah, Juwana, Rabu (22/7/2026).

Pelatihan dipimpin Kanit Gakkum Satpolairud Polresta Pati IPTU Tamyis, S.H., didampingi Ps. Kanit Patroli IPDA Sunardi, S.H., Ps. KBO AIPTU Eko Setiyanto, S.H., serta diikuti seluruh personel Satpolairud Polresta Pati. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Satpolairud Polresta Pati Tahun 2026 sekaligus tindak lanjut arahan pimpinan dalam meningkatkan kemampuan personel menghadapi situasi darurat kebakaran kapal.

Rangkaian pelatihan diawali dengan pengecekan mesin damkar portabel untuk memastikan seluruh peralatan dalam kondisi siap pakai. Personel kemudian diberikan pembekalan mengenai fungsi setiap komponen mesin sebelum memasuki sesi praktik lapangan.

Dalam latihan tersebut, seluruh peserta mempraktikkan secara langsung tahapan pengoperasian mesin damkar portabel, mulai dari persiapan peralatan, menyalakan mesin, teknik penyemprotan air untuk pemadaman api, hingga penanganan gangguan ringan yang mungkin terjadi saat digunakan di lapangan.

Di akhir kegiatan, instruktur melaksanakan evaluasi terhadap kemampuan peserta. Evaluasi dilakukan untuk memastikan setiap personel memahami prosedur operasional standar sehingga mampu melakukan penanganan awal apabila terjadi kebakaran kapal maupun kebakaran di kawasan galangan kapal.

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan, S.H., M.M., mengatakan peningkatan kemampuan personel merupakan langkah preventif yang harus terus dilakukan mengingat tingginya aktivitas perkapalan di wilayah Juwana.

“Memasuki musim kemarau, potensi terjadinya kebakaran kapal meningkat sehingga seluruh personel harus memiliki kemampuan yang memadai dalam melakukan penanganan awal. Kecepatan respons menjadi faktor penting untuk mencegah api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar,” kata Kompol Hendrik.

Menurutnya, latihan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis personel, tetapi juga membangun koordinasi dan kekompakan saat menghadapi keadaan darurat di lapangan.

“Kami ingin setiap anggota memahami prosedur pengoperasian mesin damkar portabel dengan benar sehingga ketika terjadi insiden kebakaran kapal, personel dapat langsung bertindak secara cepat, tepat, dan sesuai SOP,” ujarnya.

Kompol Hendrik menjelaskan, pelatihan akan dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari penguatan kemampuan personel Satpolairud Polresta Pati dalam mendukung inovasi SIPOLA CEKAL (Polisi Polairud Cegah Kebakaran Kapal) yang selama ini digencarkan di kawasan pelabuhan, galangan kapal, dan wilayah pesisir.

Selain meningkatkan kompetensi personel, Satpolairud Polresta Pati juga terus memberikan edukasi kepada pemilik kapal, pekerja galangan, serta masyarakat pesisir agar selalu memperhatikan aspek keselamatan kerja, khususnya saat melakukan aktivitas pengelasan maupun pekerjaan lain yang berpotensi memicu kebakaran.

“Melalui latihan yang berkesinambungan dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, kami berharap risiko kebakaran kapal dapat ditekan semaksimal mungkin sehingga keselamatan masyarakat, nelayan, awak kapal, dan aset perkapalan di wilayah Kabupaten Pati tetap terjaga,” pungkas Kompol Hendrik. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

 

(Humas Resta Pati)

Berita Terkait

Berita Terbaru