Polresta Pati, Indept-Jateng.My.id – Satlantas Polresta Pati terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang profesional dan berintegritas melalui program Polantas Menyapa yang digelar di Satpas Polresta Pati, Jumat (27 Februari 2026).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata transformasi pelayanan kepolisian yang lebih humanis dan transparan. Sejak awal jam pelayanan, petugas telah bersiaga menyambut masyarakat yang akan mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM), baik pembuatan baru maupun perpanjangan.
Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan pendampingan langsung kepada pemohon SIM dengan menjelaskan setiap tahapan secara jelas dan terbuka. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, proses pendaftaran dan verifikasi data, pelaksanaan ujian teori berbasis komputer, ujian praktik berkendara, hingga proses identifikasi dan pencetakan SIM. Seluruh tahapan dilakukan sesuai standar operasional prosedur guna memastikan pelayanan berjalan tertib, akuntabel, dan efisien.
Kasat Lantas Polresta Pati, KOMPOL Riki Fahmi Mubarok, S.H., S.I.K., M.Si., CPHR, menegaskan bahwa pelayanan SIM harus mengutamakan profesionalisme serta pendekatan yang komunikatif agar masyarakat merasa nyaman dan memahami prosedur yang dijalani.
“melalui polantas menyapa, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas terkait alur pelayanan sim. kami berkomitmen memberikan layanan yang transparan, sesuai ketentuan, dan bebas dari praktik pungutan liar,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa SIM bukan sekadar persyaratan administratif, melainkan bukti kompetensi dan kesiapan pengendara dalam berlalu lintas. Oleh karena itu, setiap pemohon tetap harus mengikuti tahapan ujian teori dan praktik sesuai aturan demi mendukung keselamatan di jalan raya.
Selain pelayanan di Satpas, Satlantas Polresta Pati juga aktif memberikan edukasi dan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan preventif dan media informasi. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepemilikan SIM yang sah dan prosedural.
Program Polantas Menyapa pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Kehadiran petugas yang ramah, responsif, dan informatif dinilai mampu menciptakan suasana pelayanan yang nyaman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.
“kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” pungkasnya.
Khnza Haryati












