SRAGEN Indept Jateng.My.Id – Peran Bhabinkamtibmas Polres Sragen tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Di balik tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, mereka kini menjadi garda terdepan dalam mendukung percepatan eliminasi tuberkulosis (TB) paru di Kabupaten Sragen.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengerahkan seluruh Bhabinkamtibmas untuk bersinergi dengan petugas kesehatan di masing-masing kecamatan.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan tracing kontak erat, edukasi kepada masyarakat, hingga pendampingan pasien dalam upaya pencegahan dan pengobatan TB paru sampai ke tingkat desa.
“Penanganan TB bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan. Polri melalui Bhabinkamtibmas hadir untuk memperkuat upaya pemerintah dengan mendekatkan layanan kepada masyarakat, mengedukasi warga, serta mendukung proses tracing agar penularan dapat segera diputus,” ujar AKBP Dewiana Syamsu Indyasari. Kamis, (16/7/2026).
Hasilnya, pada pelaksanaan tracing periode ketiga yang berlangsung mulai 13 Juni hingga 14 Juli 2026, tercatat sebanyak 88 kasus TB paru terkonfirmasi.
Selanjutnya, petugas melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien sebagai langkah deteksi dini.
Sebanyak 190 kontak erat telah menjalani pemeriksaan, baik melalui pemeriksaan dahak (sputum) maupun pemeriksaan darah.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam menemukan kasus secara cepat sehingga pasien dapat segera memperoleh penanganan medis dan mencegah penyebaran penyakit di lingkungan sekitarnya.
Kegiatan tracing dilaksanakan di 20 kecamatan di Kabupaten Sragen dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, tenaga kesehatan puskesmas, serta Dinas Kesehatan.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi jembatan komunikasi untuk menghilangkan stigma terhadap penderita TB sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersedia menjalani pemeriksaan apabila memiliki gejala maupun riwayat kontak erat dengan pasien.
Menurut Kapolres, keterlibatan Polri dalam program eliminasi TB merupakan wujud nyata pelayanan kepada masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan keamanan, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Melalui kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat, Polres Sragen berharap upaya deteksi dini, tracing kontak erat, dan pendampingan pengobatan dapat berjalan optimal sehingga target eliminasi tuberkulosis di Kabupaten Sragen dapat tercapai secara lebih cepat.












