SRAGEN, JATENG Indept Jateng.My.Id — Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan jajaran Polres Sragen. Melalui personel di tingkat Polsek, kepolisian turun langsung melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung milik warga di sejumlah wilayah Kabupaten Sragen.
Kegiatan tersebut berlangsung di wilayah Polsek Tangen, Polsek Karangmalang, dan Polsek Masaran pada Senin (4/5/2026), dengan sasaran lahan baku sawah dan lahan pertanian jagung milik masyarakat.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kabag SDM Kompol Joko Widodo menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan pemerintah.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, namun juga mendukung produktivitas masyarakat, termasuk sektor pertanian. Pengecekan ini untuk memastikan tanaman warga tumbuh baik sehingga hasil panen dapat maksimal,” ujar Kompol Joko Widodo.
Di wilayah Kecamatan Tangen, personel Polsek Tangen melakukan pengecekan tanaman jagung milik Suroto di Dukuh Gupakwarak, Desa Dukuh. Lahan seluas sekitar 800 meter persegi tersebut menunjukkan pertumbuhan cukup baik dengan kondisi tanaman hidup sekitar 80 persen dan tinggi tanaman mencapai kurang lebih 180 sentimeter.
Meski sebagian tanaman mengalami kematian akibat faktor tadah hujan dan ketergantungan pada curah hujan, pemilik lahan diketahui telah melakukan pemupukan hingga tahap ketiga guna menjaga kualitas pertumbuhan tanaman.
Sementara itu, di Kecamatan Karangmalang, Kapolsek Karangmalang AKP Joni Kurniawan bersama anggota melakukan pengecekan lahan jagung seluas sekitar 2,7 hektare milik Giyanto di Dukuh Pilangrejo, Desa Puro.
Tanaman jagung yang telah memasuki usia tanam 66 hari tersebut tampak tumbuh subur dengan daun hijau dan tinggi rata-rata mencapai 155 sentimeter. Kondisi itu menunjukkan potensi hasil panen yang cukup menjanjikan bagi petani.
Pengecekan serupa juga dilakukan jajaran Polsek Masaran di Desa Sepat. Pada lahan milik petani Sarijo seluas sekitar 3.000 meter persegi, tanaman jagung dilaporkan dalam kondisi sehat, minim penyakit, serta telah memasuki masa siap panen dengan perkiraan hasil mencapai dua ton.
Tanaman jagung di lokasi tersebut memiliki tinggi rata-rata 180 hingga 185 sentimeter dengan usia tanam sekitar 87 hari. Selain itu, petani juga mengaku distribusi pupuk berjalan lancar sehingga mendukung kualitas pertumbuhan tanaman.
Masih di wilayah yang sama, personel Polsek Masaran turut mengecek lahan jagung milik Sumarno seluas sekitar 2.000 meter persegi. Tanaman berusia 67 hari itu tumbuh cukup baik dengan tinggi rata-rata 150 hingga 160 sentimeter dan diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 1,2 ton jagung saat panen nanti.
Kompol Joko Widodo menambahkan, kegiatan monitoring pertanian tersebut akan terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polres Sragen terhadap kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Polri siap bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan. Ketahanan pangan yang kuat akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
#PolresSragen,#ManagemenCitraPolri,#PoldaJateng,
#Polisi,#PolisiIndonesia,SwasembadaPangan,#AstaCita, #ketahananpangan, #Polrimendukungketahananpangan, #polisicintapetani, #Sragen,#Jateng, #NgopiCurhatPakBhabin, #DitbinmasPoldaJateng, #BhabinkamtibmasPoldaJateng, #bhabinkamtibmas, #SWASEMBADAPANGAN, #KETAHANANPANGAN, #POLDAJATENG, #POLRESSRAGEN,












