SRAGEN, JATENG Indept Jateng.My.Id — Langkah nyata mendukung program ketahanan pangan nasional terus digencarkan jajaran Polres Sragen. Melalui pengecekan langsung ke lahan pertanian warga, personel Polsek Sumberlawang, Kalijambe dan Miri turun ke sawah memastikan pertumbuhan tanaman jagung milik petani berjalan optimal menjelang masa panen.
Kegiatan yang berlangsung serentak di sejumlah wilayah pertanian Kabupaten Sragen pada Senin (4/5/2026) tersebut menjadi bagian penguatan sektor pangan sekaligus implementasi program prioritas nasional menuju swasembada pangan.
Kapolres Sragen melalui Kabag SDM Kompol Joko Widodo menyampaikan bahwa keterlibatan Polri di sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap stabilitas pangan masyarakat sekaligus penguatan sinergitas antara aparat kepolisian dan petani di daerah.
Di wilayah Kecamatan Sumberlawang, personel Polsek Sumberlawang melakukan pengecekan lahan jagung milik Mulyadi di Dukuh Waringinrejo, Desa Mojopuro. Tanaman jagung yang memasuki usia tanam sekitar 65 hari terlihat tumbuh subur dengan tinggi mencapai 70 hingga 80 sentimeter.
Hamparan jagung berdaun hijau segar di lahan seluas sekitar 1.400 meter persegi itu menunjukkan kondisi sehat dan minim serangan hama. Ketersediaan pupuk yang lancar serta dukungan curah hujan menjadi faktor utama pertumbuhan tanaman yang diperkirakan memasuki masa panen pertengahan Juni 2026 dengan estimasi hasil mencapai satu ton.
Sementara itu di Kecamatan Kalijambe, Kapolsek Kalijambe AKP Joko Margo Utomo bersama personel Bhabinkamtibmas meninjau lahan baku sawah seluas kurang lebih 5.000 meter persegi milik Suwardi di Dukuh Grasak, Desa Ngebung.
Hasil pengecekan menunjukkan pertumbuhan jagung mencapai sekitar 99 persen. Kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi dinilai membantu kebutuhan air tanaman sehingga sebagian besar tanaman berkembang optimal.
Petani diperkirakan mulai memasuki masa panen dalam waktu sekitar 20 hari ke depan.
Aktivitas serupa juga dilakukan Polsek Miri di lahan pertanian milik Suparmin, warga Desa Brojol, Kecamatan Miri. Tanaman jagung di lahan seluas 2.500 meter persegi tersebut tampak tumbuh tinggi mencapai rata-rata dua meter dengan kondisi daun hijau dan sehat.
Selain pemupukan rutin, petani juga telah melakukan penyemprotan untuk mencegah serangan ulat daun. Sistem pengairan menggunakan sumur bor membantu menjaga kestabilan kebutuhan air tanaman di tengah perubahan cuaca.
Kabag SDM Polres Sragen Kompol Joko Widodo menuturkan bahwa penguatan sektor pertanian menjadi salah satu langkah strategis menjaga ketahanan ekonomi masyarakat pedesaan.
Menurutnya, kehadiran anggota Polri di tengah petani bukan hanya melakukan pemantauan, tetapi juga memastikan proses budidaya tanaman pangan berjalan aman, lancar dan produktif hingga masa panen tiba.
“Polri hadir bersama petani untuk memastikan ketahanan pangan tetap terjaga. Pertumbuhan tanaman jagung di sejumlah wilayah Sragen menunjukkan hasil yang sangat baik dan memberi optimisme terhadap peningkatan produksi pangan masyarakat,” ujar Kompol Joko Widodo.
Gerakan pengecekan lahan pertanian yang dilakukan jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Sragen tersebut sekaligus memperlihatkan kuatnya kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.
#PolresSragen,#ManagemenCitraPolri,#PoldaJateng,
#Polisi,#PolisiIndonesia,SwasembadaPangan,#AstaCita, #ketahananpangan, #Polrimendukungketahananpangan, #polisicintapetani, #Sragen,#Jateng, #NgopiCurhatPakBhabin, #DitbinmasPoldaJateng, #BhabinkamtibmasPoldaJateng, #bhabinkamtibmas, #SWASEMBADAPANGAN, #KETAHANANPANGAN, #POLDAJATENG, #POLRESSRAGEN,












