PATI, INDEPT JATENG.MY.ID – Satpolairud Polresta Pati terus melakukan langkah pencegahan kebakaran kapal melalui inovasi SIPOLACEKAL (Polisi Polairud Cegah Kebakaran Kapal). Petugas rutin melakukan patroli sekaligus memberikan imbauan keselamatan kepada pekerja yang melakukan pekerjaan panas di dok, dermaga maupun di atas kapal.
Kegiatan tersebut kembali dilakukan pada Selasa (1/9/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai. Petugas menyambangi KM Arif Wijaya Sakti GT 188 yang sedang melakukan aktivitas pekerjaan panas berupa pengelasan dan penggerindaan.
Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan mengatakan SIPOLACEKAL merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya kebakaran kapal akibat aktivitas pekerjaan panas.
“Jadi melalui SIPOLACEKAL ini kami melakukan patroli secara rutin, terutama di kapal, dok maupun dermaga yang terdapat aktivitas pekerjaan panas seperti pengelasan dan penggerindaan,” kata Kompol Hendrik.
Menurutnya, pekerjaan panas memiliki potensi menimbulkan percikan api yang dapat memicu kebakaran apabila tidak dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan.
“Kami memberikan imbauan kepada para pekerja agar selalu berhati-hati dan memastikan lingkungan sekitar tempat bekerja aman dari bahan-bahan yang mudah terbakar,” ujarnya.
Petugas juga mengecek kesiapan sarana pemadam kebakaran yang tersedia di sekitar lokasi pekerjaan. Dalam kegiatan tersebut, pekerja pengelasan dan penggerindaan telah menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR), karung goni yang dibasahi serta Alkon atau pompa air.
“Kami tekankan agar APAR selalu tersedia dan mudah dijangkau. Selain itu, karung goni yang dibasahi dan pompa air juga perlu disiapkan sebagai langkah antisipasi dini apabila terjadi percikan api,” jelas Kompol Hendrik.
Kompol Hendrik mengatakan pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kepolisian. Para pemilik kapal, nakhoda, anak buah kapal dan pekerja juga harus memiliki kesadaran yang sama terhadap potensi bahaya kebakaran.
“Keselamatan ini tanggung jawab bersama. Kami mengajak ABK, pekerja maupun pemilik kapal untuk tidak menganggap remeh pekerjaan panas, karena percikan kecil bisa menimbulkan risiko yang besar,” tegasnya.
Selain memberikan imbauan, personel Satpolairud juga melakukan patroli di atas kapal dan di sekitar kawasan pelabuhan. Kegiatan diawali dan diakhiri dengan apel pengecekan atau APP untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan sesuai prosedur.
“Kami akan terus melaksanakan patroli dan memberikan edukasi secara rutin. Harapannya, potensi kebakaran kapal bisa dicegah sedini mungkin sehingga aktivitas masyarakat di wilayah pelabuhan tetap aman dan lancar,” imbuh Kompol Hendrik.
Dalam kegiatan tersebut, pekerja pengelasan dan penggerindaan menerima imbauan petugas dengan baik. Situasi di lokasi terpantau aman dan tidak ditemukan kejadian menonjol.
“Kami mengimbau kepada seluruh pekerja yang melakukan pekerjaan panas untuk selalu mengutamakan keselamatan, menggunakan peralatan yang sesuai dan memastikan sarana pemadam sudah siap sebelum pekerjaan dimulai,” pungkasnya.
Satpolairud Polresta Pati juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menghadapi kondisi darurat di wilayah pelabuhan dan perairan.
(Humas Resta Pati)












