BOYOLALI, INDEPT JATENG.MY.ID – Polsek Selo turut mendukung upaya pengendalian hama monyet ekor panjang (MEP) sekaligus pencegahan penyakit rabies melalui kegiatan apel anjing pengendali hama dan vaksinasi yang diselenggarakan Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali.
Kegiatan berlangsung pada Selasa (1/9/2026) pukul 09.00 hingga 11.30 WIB di Bukit Kinasih, Dukuh Pasah, Desa Senden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.
Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali Suyanta, S.P., M.M., Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali Ahmad Gojali, S.Sos., M.T., Bhabinkamtibmas Polsek Selo Aipda Sawardi, Bhabinsa Koramil 07/Selo, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Selo Yulius Eko Darmawan, S.P., Kepala BTN Resort Selo BTN Gunung Merbabu Jahrudin, S.Hut., Kepala Desa Senden Sularsih beserta perangkat desa, serta sekitar 100 orang komunitas pemilik anjing pengendali hama MEP.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali Suyanta menyampaikan bahwa keberadaan anjing terlatih dapat menjadi salah satu upaya pengendalian hama monyet ekor panjang di area pertanian. Melalui gonggongan dan patroli secara berkala, anjing dapat membantu menghalau koloni monyet agar tidak mendekati lahan pertanian maupun permukiman warga.
Menurutnya, pengendalian tersebut merupakan langkah adaptif yang tetap memperhatikan keseimbangan alam tanpa harus melukai atau membunuh satwa.
“Untuk pertama kalinya kegiatan apel pengendalian hama dan vaksinasi anjing dilaksanakan, dan diharapkan kegiatan positif ini dapat terus dilakukan di wilayah Kabupaten Boyolali,” ujarnya.
Selain apel anjing pengendali hama, kegiatan dilanjutkan dengan vaksinasi terhadap anjing yang dilaksanakan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali sebagai langkah pencegahan penyakit rabies.
Perwakilan komunitas pemilik anjing pengendali hama MEP juga menyampaikan testimoni terkait pemanfaatan anjing terlatih dalam membantu menghalau monyet ekor panjang dari lahan pertanian warga.
Bhabinkamtibmas Polsek Selo Aipda Sawardi yang hadir dalam kegiatan tersebut memastikan rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib. Kehadiran Polri juga menjadi bagian dari sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, pemerintah desa, serta masyarakat dalam mendukung upaya menjaga keamanan dan produktivitas pertanian warga.












